Rabu, 13-05-2026
  • Madrasah Hebat Bermartabat

Asah Kepemimpinan di Bibir Samudra: PMR MTsN 9 Blitar Gelar Outbound Energik di Pantai Mutiara

Diterbitkan : - Kategori : Porseni

Blitar, 9 Mei 2026 – Melengkapi rangkaian agenda pelantikan pengurus baru, unit Palang Merah Remaja (PMR) MTsN 9 Blitar menggelar kegiatan outbound yang penuh keseruan di Pantai Mutiara, Trenggalek. Kegiatan ini mengusung tema besar: “Mengasah Insting Kepemimpinan yang Responsif”, sebuah misi untuk membentuk kader relawan yang tidak hanya sigap secara fisik, tetapi juga cerdas dalam mengambil keputusan di bawah tekanan.

Suara deburan ombak dan hamparan pasir putih menjadi saksi semangat 48 anggota PMR saat melahap berbagai tantangan yang telah disiapkan oleh tim pembina.

Filosofi di Balik Permainan

Kegiatan outbound ini bukan sekadar ajang bermain, melainkan simulasi kerja sama tim yang dikemas dalam empat permainan utama yang memiliki filosofi mendalam:

  • Rajut Ombak: Permainan ini menuntut kekompakan gerak antar anggota. Para siswa belajar bahwa dalam organisasi, ritme yang sama adalah kunci untuk menghadapi tantangan besar (ibarat ombak) yang datang silih berganti.
  • Jaring Laba-laba: Menguji ketangkasan dan strategi. Setiap anggota harus melewati lubang jaring tanpa menyentuh tali, mengajarkan mereka tentang pentingnya ketelitian dan perhitungan matang dalam menyelesaikan masalah.
  • Pindahkan Air Pakai Corong Mata: Permainan ini menjadi yang paling mengundang tawa sekaligus tantangan terberat. Dengan jarak pandang yang terbatas akibat corong, siswa dipaksa mengasah insting komunikasi dan kepercayaan (trust) penuh terhadap instruksi rekan setimnya.
  • Mempertahankan Keseimbangan Botol: Fokus dan stabilitas adalah inti dari permainan ini. Para kader PMR diajarkan untuk tetap tenang dan menjaga keseimbangan organisasi meski berada di medan yang tidak stabil (pasir pantai).

Membentuk Karakter Responsif

Pembina PMR, Bapak Zen Firdaus A, S.Pd., menjelaskan bahwa pemilihan tema “Kepemimpinan Responsif” sangat relevan dengan peran PMR sebagai unit kesehatan sekolah.

“Seorang anggota PMR harus memiliki insting yang tajam. Saat ada kejadian darurat, mereka tidak boleh bingung. Permainan seperti ‘Corong Mata’ atau ‘Keseimbangan Botol’ ini sebenarnya melatih sensorik dan motorik mereka agar tetap responsif namun tetap tenang. Kami ingin kepemimpinan mereka tumbuh secara alami melalui pengalaman langsung di lapangan,” ujar beliau di sela-sela kegiatan.

Antusiasme Peserta

Nazhila Muawanatun Maula, Ketua PMR masa bakti 2026-2027 yang baru saja dilantik, mengaku sangat terkesan dengan kegiatan ini. Menurutnya, outbound di alam terbuka seperti Pantai Mutiara memberikan energi positif dan mempererat ikatan emosional antar anggota.

“Di madrasah kita biasanya serius dengan materi pertolongan pertama, tapi di sini kita belajar teori kepemimpinan itu lewat kerja sama tim yang sangat seru. Kami jadi lebih kenal satu sama lain dan tahu bagaimana cara berkomunikasi yang efektif saat teman sedang kesulitan,” ungkap Nazhila.

Penutup yang Manis

Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama di bawah pohon peneduh tepi pantai. Melalui outbound ini, MTsN 9 Blitar berharap anggota PMR “Praja Nawa Utama” mampu membawa semangat kepemimpinan yang responsif ini ke lingkungan madrasah, siap menjadi relawan yang tangguh, dan menjadi teladan bagi siswa lainnya.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan