
Trenggalek, 9 Mei 2026 – Suasana khidmat bercampur deburan ombak menyelimuti kawasan wisata Pantai Mutiara, Trenggalek, saat unit Palang Merah Remaja (PMR) MTsN 9 Blitar menggelar upacara pelantikan pengurus dan anggota baru. Organisasi PMR yang dikenal dengan nama Praja Nawa Utama ini secara resmi mengukuhkan kepengurusan masa bakti 2026 – 2027.
Sebanyak 48 orang anggota dilantik dalam prosesi yang menggabungkan pembinaan mental, fisik, serta penguatan prinsip kemanusiaan di alam terbuka.
Momen paling sakral dalam kegiatan ini adalah prosesi serah terima jabatan ketua PMR. Melyn Aprilia Jesica Putri, selaku ketua masa bakti sebelumnya, secara simbolis menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Nazhila Muawanatun Maula yang terpilih sebagai Ketua PMR Praja Nawa Utama masa bakti 2026 – 2027.




Dalam pesan singkatnya, Melyn berharap pengurus baru dapat membawa organisasi lebih maju, sementara Nazhila menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah dan menjaga nama baik madrasah melalui aksi-aksi kemanusiaan.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Waka Kesiswaan MTsN 9 Blitar, Bapak Fendi Mustofa, S.Or., memberikan arahan yang membakar semangat para peserta. Beliau menekankan bahwa pemilihan lokasi di pantai bukan sekadar untuk rekreasi, melainkan untuk menanamkan jiwa yang kuat dan tangguh setangguh karang dalam menolong sesama.



“Menjadi anggota PMR Praja Nawa Utama berarti kalian adalah garda terdepan kemanusiaan di madrasah. Jadikan pengukuhan di Pantai Mutiara ini sebagai saksi bahwa kalian siap berkorban, disiplin, dan memiliki empati tinggi. Selamat bertugas untuk pengurus baru, tunjukkan dedikasi kalian,” tegas Bapak Fendi dalam sambutannya.
Kegiatan ini didampingi langsung oleh tim pembina PMR yang solid, yakni Bapak Zen Firdaus A, S.Pd. dan Ibu Septi Novia H, S.Pd. Keduanya memastikan seluruh rangkaian acara, mulai dari pembekalan materi kepalangmerahan hingga prosesi pelantikan, berjalan dengan lancar dan sesuai standar prosedur keselamatan.
Turut hadir dalam acara ini jajaran bapak/ibu guru serta karyawan MTsN 9 Blitar yang memberikan dukungan moral bagi para siswa. Kehadiran para guru di tengah-tengah siswa semakin mempererat kekeluargaan antara pendidik dan peserta didik.





Nama Praja Nawa Utama yang disandang unit PMR MTsN 9 Blitar membawa filosofi tentang pemuda yang unggul. Dengan pelantikan ini, diharapkan ke-48 anggota yang baru dikukuhkan dapat mengimplementasikan tujuh prinsip dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional dalam kehidupan sehari-hari di madrasah maupun di lingkungan masyarakat.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan kegiatan keakraban sebagai bentuk syukur atas suksesnya pelantikan di salah satu destinasi wisata unggulan Trenggalek tersebut.

Beri Komentar